Tips Sukses ala Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengimbuhkan masukan “Tips Sukses ala Sandiaga Uno” perihal sektor bisnis yang sedang tumbuh di sedang pandemi Covid-19. Ada tiga sektor yang miliki kesempatan di jaman pandemi, yaitu digitalisasi pariwisata, agroteknologi, dan desa wisata.

“Pastikan kalian masuk ke di dalam sektor yang sedang tumbuh di jaman sekarang ini. Ada digitalisasi pariwisata, agroteknologi, dan desa wisata,” tulis Sandiaga Uno di account formal Instagram seperti dikutip pada Senin.

Kuncinya, kata Sandiaga Uno, adalah kemauan untuk jadi agen perubahan, bukan kaum rebahan.

“Ubah pola pikir kami sebagai seorang pengusaha yang berinovasi, selalu bergerak, pro-aktif dan berani menyita risiko,” tuturnya.

Tips Sukses ala Sandiaga Uno

Dilansir jokerwin123, Sandiaga Uno mengungkapkan, lebih dari 34 juta orang menggantungkan hidup di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sektor ini adalah yang terhubung kesempatan lapangan kerja untuk milenial dan generasi Z.

Kemenparekraf bersama dengan kementerian dan lembaga lain disebut tetap berinovasi dan beradaptasi, serta berkolaborasi bersama dengan fokus mendukung pelaku dan industri pariwisata dan ekonomi kreatif agar bisa bertahan, tidak makin lama terpuruk di sedang pandemi.

Dijelaskan Sandi, kesempatan creativepreneur masuk ke sektor yang tumbuh di jaman pandemi ini terbuka luas, pada lain digitalisasi pariwisata, agroteknologi, desa wisata, dan biomedis.

“Lakukan beberapa langkah agar kami memotivasi diri sendiri dan melihat ke atas untuk memotivasi kebangkitan kita,” ungkap Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno: Dana Hibah Pariwisata Ditambah Jadi Rp 3,7 Triliun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menegaskan dana hibah untuk sektor pariwisata masih dapat berlangsung pada tahun ini. Bahkan alokasi anggaran di perkirakan bisa meraih Rp 3,7 triliun.

Pemerintah pada tahun lalu telah menyalurkan dana hibah pariwisata sebesar Rp 2,2 triliun kepada 6.700 hotel dan 7.600 restoran.

“Mudah-mudahan bisa di persiapkan bersama dengan lebih baik. Tahun ini alokasi anggaran telah tersedia dan naik, estimasinya pada Rp, 2,7 hingga Rp 3,7 triliun. Itu yang kami ajukan,” kata Sandi di dalam acara Rakernas PHRI I Tahun 2021 pada Kamis .

Ia pun berharap dana hibah ini bisa memperluas lapangan pekerjaan, serta sekaligus mendukung pemulihan ekonomi dan jadi penyemangat para pelaku bisnis pariwisata.

“Saya benar-benar prihatin bersama dengan destinasi-destinasi super prioritas dan tulang punggung termasuk Bali, Borobudur, dan Semarang mereka telah satu tahun. Kita kudu bangkitkan motivasi mereka,” tuturnya.

Sandi mengatakan, setiap berlangsung krisis di dunia selalu tersedia reformasi struktural yang luas biasa. Ia pun percaya pandemi ini nantinya termasuk dapat memunculkan beraneka sektor termasuk pariwisata, seperti hotel dan restoran.

Kebutuhan dana hibah pariwisata ini termasuk jadi sorotan Ketua Umum PHRI Hariyadi BS Sukamdani. Ia pun berharap pemerintah bisa memperpanjang dana hibah hingga tahun ini.

“Apabila memungkinkan dana hibah pariwisata bisa di perpanjang pada 2021,” katanya.

Sandiaga Uno Ingin 244 Desa Wisata Jadi Unicorn Indonesia

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong agar 244 desa wisata di Indonesia bisa berkembang ibarat startup yang bisa berkembang jadi unicorn.

“Di Bangli, Bali, tersedia Desa Penglipuran. Ada Desa Jatiluwih di Tabanan, Bali. Ini adalah desa-desa yang telah jadi unicorn. Nah bagaimana kami dorong agar 244 desa wisata di seluruh Indonesia ini kami jadikan unicorn,” kata Menparekraf Sandiaga Uno di dalam webinar “The 6st Strategic Discussion “Redefining Sustainable Tourism Roadmap”, dikutip dari impreglon, Selasa.

Menparekraf menyebutkan Indonesia miliki lebih dari 75 ribu desa. Dari puluhan ribu desa itu, sebanyak 244 desa wisata sedang di kembangkan agar bisa jadi desa wisata yang mandiri.

“Sekarang sebanyak 54 desa wisata di dalam tahap rintisan, 144 desa wisata di dalam tahap berkembang. 48 desa wisata telah maju. Ini ibaratnya (tingkatan) dari startup hingga unicorn,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf menyebutkan pengembangan desa wisata merupakan usaha mendukung pelestarian budaya dan lingkungan di dalam konsep keberlanjutan, kualitas, dan ecotourism.

“Kuncinya harmoni, faedah ekonomi, dan pelestarian budaya dan alam sekitar desa,” katanya.

Pengembangan desa wisata jadi satu dari enam cara strategis untuk mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Selain pengembangan desa wisata, lima kiat selanjutnya yaitu berkenaan program motivasi hibah pariwisata; penerapan free covid corridor atau yang waktu ini di sebut travel corridor arrangement yang waktu ini sedang di dalam tahap finalisasi; pengembangan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus); i program digitalisasi bagi para pelaku ekonomi kreatif; dan vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.