Ini Solusi Proteksi Keamanan Bagi Industri Ecommerce

Ini Solusi Proteksi Keamanan Bagi Industri Ecommerce

Ini Solusi Proteksi Keamanan Bagi Industri Ecommerce

Ini Solusi Proteksi Keamanan  Bagi Industri Ecommerce – Meningkatnya tren penggunaan dan transaksi melalui platform dagang elektronik (dagang-el/e-commerce) diikuti oleh meningkatnya risiko keamanan kepada penggunanya. kerena itu, kondisi tersebut perlu diantisipasi semaksimal mungkin.

Solution Lead, Business Application Microsoft Asia Pasifik Christo Sardjono menyampaikan total dampak ekonomi karena penipuan di industri dagang-el secara global mencapai US$250 miliar tiap tahunnya.

Dengan demikian, para pelaku usaha daring diwajibkan untuk mempunyai sistem untuk proteksi proses bisnis yang dijalankan.

“Fraud akan memberikan pengalaman belanja yang tidak optimal bagi pelanggan, meningkatkan pengeluaran operasional, serta mengurangi pendapatan,” kata Christo dalam acara bertema Digitalize to Maximize Your Business Short Course, Session 2: Moving Your Business To Digital yang diadakan dalam kerja sama dengan Bisnis Indonesia, Selasa

Pelaku usaha di platform digital bisa menerapkan otentifikasi berlapis serta menggunakan teknologi seperti Captcha dan beberapa sistem proteksi lainnya untuk menghindari terjadinya penipuan.

Seperti diketahui, pendekatan inovatif untuk mengatasi pelaku penipuan daring adalah dengan menggunakan solusi keamanan digital. Salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan untuk hal itu adalah Microsoft Dynamics 365 Fraud Protection.

Microsoft Dynamics 365 Fraud Protection mempunyai 5 pilar proteksi, antara lain Adaptive AI (Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan) Technology, jaringan proteksi fraud, transaction acceptance booster, costumer escalation support, dan account creation protection.

Pilar-pilar proteksi itu menurutnya, bisa meningkatkan pendapatan, mengurangi pengeluaran operasional, serta mengurangi frekuensi friksi pada saat pelanggan berbelanja.

Adapun, memindahkan lapak bisnis ke dunia maya saat ini merupakan sebuah keniscayaan. Permintaan pasar kepada platform dagang-el yang diprediksi naik dalam beberapa tahun mendatang menjadi alasan bagi para pedagang untuk melakukan bisnis secara daring.

Data Bain & Company menyebutkan pembeli digital di Indonesia diprediksi menaik dari sekitar 64 juta menjadi lebih dari 110 juta selama periode 2015 hingga 2025 dengan pendapatan melebihi US$40 juta.

Potensi dagang-el itu memungkinkan pelaku usaha untuk dapat menjangkau lebih banyak pembeli dan membuka toko tanpa harus mengeluarkan biaya sepertihalnya di dunia luring.

Merchant Community & Engagement Lead of Bukalapak Ian Agisti menyampaikan terdapat beberapa keuntungan menjadi pedagang daring, khususnya di Bukalapak.

Pertama, mendapatkan kepercayaan konsumendan menjadi prioritas di hasil pencarian Bukalapak.

Kedua, dapat melakukan promosi lebih hemat dengan bonus dan diskon khusus.

ketiga, dapat berkomunikasi dengan mudah melalui fitur Bantuan Khusus Super Seller Bukalapak;

keempat, mendapatkan info statistik penjualan, tren pasar, dan benefit premium lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *