Tol Aceh Diharapkan Gairahkan Perekonomian

Tol Aceh Diharapkan Gairahkan Perekonomian

Tol Aceh Diharapkan Gairahkan Perekonomian

Tol Aceh Diharapkan Gairahkan Perekonomian, – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk meningkatkan layanan infrastruktur jalan dan jembatan. Baik jalan tol maupun jalan nasional untuk mendukung jalur logistik dalam rangka pemulihan ekonomi nasional akibat Pandemi COVID-19.

Terdapat dua ruas jalan tol baru yang telah siap dioperasikan yakni Banda Aceh—Sigli seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14 km) dan Manado-Bitung (Mabit). Seksi 1 Manado-Airmadidi (14 km) serta sebagian ruas seksi 2 hingga Kauditan (7 km). Kedua ruas tol yang yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut telah mendapatkan persetujuan Surat Keputusan Menteri PUPR untuk pengoperasian.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo hari ini, Selasa meresmikan jalan tol pertama di Provinsi Aceh. Sigli-Banda Aceh seksi 4 yang menghubungkan Indrapuri-Blang Bintang.

Tol ini akan tersambung hingga ke Provinsi Lampung dengan panjang 2.765 kilometer. Proyek tersebut diharapkan mampu menyerap banyak pekerja. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemik COVID-19.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan. Kehadiran jalan tol yang terhubung dengan kawasan-kawasan produktif akan dapat mengurangi biaya logistik dan meningkatkan daya saing produk dalam negeri. Sehingga akan memacu pertumbuhan ekonomi kawasan dan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.

Tol pertama di Aceh harus menumbuhkan titik ekonomi baru

Jokowi berharap, selain dapat memotong waktu tempuh perjalanan darat, tol sepanjang 74 kilometer tersebut juga dapat meningkatkan ekonomi warga Aceh.

“Kita harapkan infrastruktur baru ini akan menumbuhkan titik-titik ekonomi baru, ada usaha-usaha baru, ada perluasan usaha dari yang sudah ada. Membangkitkan perekonomian di Aceh secara luas dan tentu saja goalnya menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” kata Jokowi dikutip dari saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa.

Jokowi minta ruas tol Aceh untuk disambungkan ke sentra ekonomi

Jokowi juga meminta kepada Gubernur Aceh untuk menyambungkan ruas tol tersebut dengan sentra pariwisata, pertanian, dan kawasan industri, sehingga dapat bermanfaat bagi warga Aceh.

“Dan yang kita harapkan lagi Aceh akan jadi episentrum pertumbuhan ekonomi baru di Sumatra. Jangan lupa libatkan usaha mikro, usaha kecil. Usaha menengah agar mereka juga ikut merasakan kue ekonomi dari pertumbuhan ekonomi yang kita bangun,” ujar presiden.

Pembangunan jalan tol di Aceh diharapkan mampu menyerap banyak tenaga kerja

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, tol tersebut nantinya akan tersambung hingga ke Provinsi Lampung dengan panjang 2.765 kilometer. Proyek tersebut nantikan akan menyerap banyak pekerja, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa pandemik COVID-19 ini.

“Kalau ini selesai di 2024 dan juga dihitung menyerap tenaga kerja 296 ribu lapangan kerja secara langsung untuk 18 ruas yang ada, dan sekarang ini menyerap tenaga kerja 24.700 tenaga kerja, ini sangat banyak sekali,” tutur Jokowi.